KPUD Ciamis Menetapkan 2 Paslon Peserta Pilkada serentak 2018

0
120

CIAMIS, (sergapreborn.id)

Penetapan lolosnya Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ciamis, di Komisi Pemilhan Umum Daerah ( KPUD ) menetapkan 2 pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah secara serentak 2018 senin, 12 – februari -2018.

Kedua Pasangan Calon Kepala Daerah Kab. Ciamis telah melalui hasil proses Vrefikasi Penelitian Administrasi dan hasil proses verifikasi faktual. Menghasilkan Keputusan Rapat Pleno Komisioner KPU, menyatakan dan menetapkan kedua Pasangan Calon Bupati lolos verifikasi dan berhak maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Ciamis, pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan d

Foto : Dokumentasi Heri Hernawan.Ir. Wartawan Lipsus Ciamis

Pengundian dan penetapan Nomer Urut peserta Pilkada Kabupaten Ciamis dipimpin Ketua Komisioner KPU dan dihadiri seluruh Anggota Komisioner KPU dan Komisioner Panwaslu, pejabat Forkopimda, Ketua DPRD, Ketua Partai, Kepala SKPD, Camat, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, tiap paslon 100 orang, PPK, Panwascam Se-Kabupaten Ciamis. Dilaksanakan di Gedung Islamic Centre pada hari Selasa tanggal 13 Februari 2018. Sekaligus penandatanganan Deklarasi Damai Dua Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati, serta Penetapan Pasukan Pengawalan Keamanan bagi keempat orang Calon dari Polres

Foto : Dokumentasi Lipsus Wartawan Ciamis

Hasil Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan menetapkan :
Nomor Urut 1 adalah ; Pasangan Herdiat – Yana ( HY Ciamis Pisan ).
Nomer Urut 2 adalah ; Pasangan Iing dan Oih Lanjutkan ( Idola ).

Diwawancarai sete!ah usai Rapat Pleno dikantornya, Ketua Komisioner Panwaslu menyampaikan bahwa masa sosialisasi balon ( bakal calon ) telah berakhir seiring dengan penetapan kedua pasangan calon ( paslon ) dan Nomor Urut pada hari ini. Pada masa sosialisasi ada lima kasus yang ditangani Panwaslukab Ciamis, dan semua diselesaikan sesuai ketentuan.

Masa Kampanye dimulai tanggal 15 Pebruari 2018, semua Calon harus mengundurkan diri dan atau cuti dari jabatan kenegaraan atau pemerintahan sehingga netralitas dan kesetaraan persaingan benar-benar bisa fair seimbang tidak ada penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan fasilitas negara atau pemerintah. Aturan Pemilu berlaku dengan tegas. (Heri Hernawan. Ir.)

LEAVE A REPLY