Polda Jabar Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama

0
200

BANDUNG – sergapreborn

Dalam upaya menjaga keamanan dan ke­tertiban masyarakat (Kamtib­mas) jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polisi Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dan Ko­dam III/Siliwangi menggelar silaturahmi akbar bersama tokoh lintas agama se-Jabar, di Aula Muryono, Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Senin (8/4). Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Ja­bar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Pangdam III/Sili­wangi Mayjen (TNI) Tri So­ewandono, Brigjen (TNI) Dedi Agus Purwanto (Ka­binda Jabar), KH Ayat Di­myati (mewakili Ketua MUI Jabar), Kiagus Zaenal Mu­barok beserta puluhan tokoh lintas agama lainnya.

Kiagus Zaenal Mubarok yang datang mewakili Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar dalam sambu­tannya mengatakan, pesta demokrasi sudah menjadi kesepakatan semua pihak sebagai proses pengambilan keputusan yang bisa merang­kul semua elemen di Tanah Air.

Lihat Juga: Wajib Gunakan Tiga Jalur di PPDB 2019
”Jadi agama jangan dijadikan sumber konflik. Tapi agama harus dijadikan solusi sebagai pemecah masalah,” kata Kia­gus.

Dalam sambutannya, Pang­dam III/Siliwangi, Mayjen (TNI) Tri Soewandono me­negaskan, agama dan Panca­sila dapat mengakomodir yang dibutuhkan oleh negara, dan itu sudah berlangsung lama. Sementara jumlah personil yang akan diturunkan dalam pengamanan pelaksanaan pemilu, pihaknya sudah me­nyiapkan sebanyak 15.000 personilnya.

Jabar Ekspres Online

Home Jabar Ekspres
Polda Jabar Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama
Jabar Ekspres | Jabar Ekspres Rabu, 10 April 2019
Polda Jabar Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama
SILATURAHMI AKBAR : Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen (TNI) Tri Soewandono beserta sejumlah tokoh agama se-Jabar foto bersama usai silaturahmi akbar bersama tokoh lintas agama.

BANDUNG – Dalam upaya menjaga keamanan dan ke­tertiban masyarakat (Kamtib­mas) jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polisi Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dan Ko­dam III/Siliwangi menggelar silaturahmi akbar bersama tokoh lintas agama se-Jabar, di Aula Muryono, Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Senin (8/4). Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Ja­bar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Pangdam III/Sili­wangi Mayjen (TNI) Tri So­ewandono, Brigjen (TNI) Dedi Agus Purwanto (Ka­binda Jabar), KH Ayat Di­myati (mewakili Ketua MUI Jabar), Kiagus Zaenal Mu­barok beserta puluhan tokoh lintas agama lainnya.

Kiagus Zaenal Mubarok yang datang mewakili Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar dalam sambu­tannya mengatakan, pesta demokrasi sudah menjadi kesepakatan semua pihak sebagai proses pengambilan keputusan yang bisa merang­kul semua elemen di Tanah Air.

Lihat Juga: Wajib Gunakan Tiga Jalur di PPDB 2019
”Jadi agama jangan dijadikan sumber konflik. Tapi agama harus dijadikan solusi sebagai pemecah masalah,” kata Kia­gus.

Dalam sambutannya, Pang­dam III/Siliwangi, Mayjen (TNI) Tri Soewandono me­negaskan, agama dan Panca­sila dapat mengakomodir yang dibutuhkan oleh negara, dan itu sudah berlangsung lama. Sementara jumlah personil yang akan diturunkan dalam pengamanan pelaksanaan pemilu, pihaknya sudah me­nyiapkan sebanyak 15.000 personilnya.

Iklan
”Polri dan TNI all out untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019. Pemilu bila dilaksanakan dengan baik dan sukses, maka pembangunan kedepan akan semakin sukses,” ucap Tri.

Sedangkan, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryo­to mengutarakan, tugas ke­polisian adalah menjaga keamanan. Keinginan dan kesepakatan bersama salah satu sifat yang majemuk pen­dahulu kita untuk memper­satukan Indonesia.

Lihat Juga: Siswa Cotabato Temui Gubernur
”Bangsa Indonesia, suku bangsa dan agama kita bisa merangkul. Demo­krasi dan perkembangannya, demokrasi atau sejahtera dulu? Itu adalah konseku­ensi yang harus kita jalani,” ujar Agung.

Dia mengatakan, fenomena globalisasi memunculkan persaingan ketat yang dapat membentuk kejahatan ber­dimensi baru disertai memu­darnya nilai luhur kebangsaan. Terlebih adanya media so­sial yang kerap dijadikan media penyebaran berita bohong.

”Jadi keberadaan media sosial sebagai bagian dari tantangan keberagamaan, intoleransi dan radikalisme pro kekerasan,” katanya.

Untuk itu, pihaknya me­minta dukungan seluruh elemen masyarakat, baik TNI, pemertintah serta ormas-ormas untuk ikut menjaga keamanan dalam pelaks­anaan Pemilu 2019 agar aman dan damai.

Lihat Juga: Korban Banjir Mulai Kekurangan Air Bersih
”Pemilu adalah pesta de­mokrasi yang dimana perbe­daan adalah bagian hal yang wajar, “ bebernya.

Dia juga meminta kepada masyarakat jika ada yang mengintimidasi dan memaksa­kan satu kehendak maka se­baiknya segera melapor ke­pada pihak kepolisian.

”Adakan kembali Siskamling untuk mengantisipasi money politic. Gunakan hak politik kita masing-masing dengan baik dan benar. Saya juga berharap peran tokoh agama di Jabar bisa menjadi panutan dan tauladan bagi kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.(ziz)

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Pangdam III/Siliwangi May­jen (TNI) Tri Soewandono beserta sejumlah tokoh aga­ma se-Jabar foto bersama usai silaturahmi akbar bersama tokoh lintas agama.

(Wie-hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here